Penyebab Kucing dan Anjing Sering Bertengkar

Friday, 7 March 2014 | comments



Sering kali kita mendengar perumpamaan yang berbunyi seperti ini : “Anda berdua bagaikan anjing dan kucing”. Hmmm.. perumpamaan ini sering diucapkan kepada dua orang yang sering bertengkardan jarang akurnya, asal muasal perumpamaan ini mungkin karena dalam dunia nyata kucing dan anjing sangat sering berkelahi dan tidak pernah akur, sangatlah sesuatu buanget (kata teman saya) jika kedua hewan ini saling akur. Nah…, yang akan saya bagikan pada postingan ini adalah bukan mengenai perumpamaan di atas tadi, melainkan mengenai penyebab kedua hewan ini sering bertengkar.
Banyak orang yang menjadikan kucing atau anjing sebagai binatang peliharaan kesayangan mereka…. Dan mugkin sobat adalah salah satunya… sayangnya saya tidak terlalu menyukai kedua hewan ini nuntuk dijadikan sebagai bintang kesayangan, saya lebih menyukai tanaman, nugkin karena di dalam darah saya mengalir darah saya lebih didominasi darah petani dibanding darah peternak….
Eeee.., koq curhat dan bertele-tele????
Hehehhhh
Nah bagi sobat yang memiliki anjing dan kucing di rumah,, mungkin bukanlah suatu hal yang luar biasa bila sobat sering mendapati kedua hewan ini bertengkar alias berkelahi alias berperang alias bakuhantam dan alias lainnya… (bertele-tele lagi nih…)
Langsung saja sob sekalian. Tahukah sobat, kira-kira apa yang menjadi penyebab sehingga kedua binatang ini jarang akur bahkan tidak pernah akur??
Penyebab ketidak akuran antara Si Catty dan Su Dogy ini adalah kesalah pahaman dalam berkomunikasi antara mereka berdua menggunakan bahasa tubuh masing-masing yang berlainan. Payahnya adalah setiap bahasa tubuh mereka mempunyai gerakan yang sama namun memiliki arti yang berbeda.
Inilah beberapa contoh dari kamus mereka :
Jika kucing menaikan kaki depan, ini berarti : “Sebentar lagi kamu akan ku hajar” sedamgkan bagi anjing itu berarti : “Cintailah aku
Jika kucing mengibaskan ekornya, ia ingin mengatakan : “Akan ku cakar matamu”, sedangkan bagi anjing ini berarti : “Mari bermain
Jika kucing menegangkan telingannya dan mengecilkan matanya hingga sempit seperti lubang celengan, ini berarti bahwa ia telah “siap untuk menerkam”, sedangkan bagi anjing ini berarti “persahabatan”.
Hmmmm…, Si Catty bawaannya emosian terus.
Nah sobat kira-kira seperti itulah beberapa hal yang mungkin menjadi penyebabp ketidak akuran antara kucing dan anjing, hal-hal yang menurut saya aneh, namun bila dipikirkan sepertinya ada benarnya juga.
Bagaimana menurut sobat sekalian??
Share this article :
 
Copyright © 2013. Kitongpung